ID | EN

Sains dan Kebijakan

Adi Maulana

Foto Diri

Universitas Hasanuddin

Jabatan
  • Guru Besar Teknik Geologi
  • Kepala Pusat Studi Kebencanaan

Prof. Dr.Eng. Ir. Adi Maulana, ST.M.Phil. lahir pada tanggal 28 April 1980. Menyelesaikan Pendidikan Sarjana Teknik (ST) di Teknik Geologi Universitas Hasanuddin di tahun 2002. Pada tahun 2007 mendapatkan beasiswa ADS dari Australia untuk melanjutkan Pendidikan S-2 di Australian National University, Canberra dan meraih gelar Master of Philosophy (M.Phil.) dengan fokus studi tentang tektonik Pulau Sulawesi. Melanjutkan Pendidikan S-3 di Kyushu University, Fukuoka, Jepang pada tahun 2010-2013 dengan beasiswa MEXT dari pemerintah Jepang dalam bidang Potensi unsur tanah jarang (rare earth element) di Sulawesi. Mengikuti program post-doc dan visiting research pada beberapa universitas di Jepang, diantaranya di Akita University (2015) dan Hokkaido University (2015). Selain itu berkesempatan untuk melakukan post-doc di Munster University, Jerman (2017) dan National Taiwan University, Taiwan pada tahun 2016 dan 2017. Pada tahun 2019 berkesempatan untuk mengikuti program MIRA Kerjasama antara Pemerintah Indonesia dengan Massachusetts Institute of Technology, Boston USA.

Sejak tahun 2014 diangkat menjabat sebagai Kepala Laboratorium Geologi Lapangan Universitas Hasanuddin. Selain itu, juga dipercaya sebagai Kepala Pusat Studi Kebencanaan Universitas Hasanuddin yang pertama dari tahun 2018-sekarang. Pada tanggal 1 Maret 2020, diangkat sebagai Guru Besar Teknik Geologi pada Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, Makassar dengan kepakaran dalam bidang ilmu petrologi dan endapan mineral dan merupakan guru besar termuda dalam bidang geologi di Indonesia pada umur 39 tahun. Prof. Adi Maulana saat ini aktif untuk membangun kerjasama dengan stakeholder baik di dalam maupun luar negeri dalam bidang literasi kebencanaan sebagai bagian dari jabatannya dan dalam bidang rare earth mineral sesuai dengan bidang ilmunya. Dia merupakan ilmuan Indonesia yang pertama kali menemukan salah satu unsur logam tanah jarang yaitu Scandium, yang sangat penting dalam industri green energy di Sulawesi. Saat ini bersama dengan peneliti dari National Taiwan University dan Japan Advanced Institute of Science and Technology (J-AIST) serta beberapa kolega di Indonesia dan mahasiswa S-3 nya membangun centre of rare earth and critical metal di Universitas Hasanuddin yang aktif melakukan melakukan riset tentang potensi mineral jarang dan mineral kritis di Indonesia. Selain aktif sebagai tim ahli dalam bidang kebencanaan di beberapa instansi pemerintah seperti BNPB dan beberapa pemerintah daerah, Prof. Adi Maulana juga diangkat sebagai konsultan pada beberapa perusahaan pertambangan mineral di Indonesia. Beberapa publikasi tentang geologi Sulawesi, potensi kebencanaan dan potensi mineral tanah jarang dan mineral kritis menjadi rujukan bagi peneliti Indonesia maupun internasional. Saat ini sudah menerbitkan 4 buku dan mencapai 39 paper internasional.Dia juga turut aktif dalam mengembangkan SDGs centre di Universitas Hasanuddin.


Publikasi Relevan
  • 2020. Xiaoran Zhang, Chia-Yu Tien, Sun-Lin Chung, Adi Maulana, Musri Mawaleda, Mei-Fei Chu, Hao-Yang Lee. A Late Miocene magmatic flare-up in West Sulawesi triggered by Banda slab rollback. Geology of America Bulletin (Q-1).
  • 2019. Adi Maulana, Michael Brocker, Dan Wei. Petrogenesis and geochronology of Cenozoic intrusions in the Poboya and Sassak gold and copper districts in Western Sulawesi, Indonesia: Implications for the mineralization processes and magma sources. Journal of Asian Earth Sciences (Q-1).
  • 2019. Adi Maulana, Theo van Leeuwen, Ryohei Takahashi, Sun-Lin Chung, Kenzo Sanematsu, Ulva Ria Irfan. Geochemistry and Geochronology of VHMS mineralization in the Sangkaropi district, central-West Sulawesi, Indonesia: Constraints on its tectono-magmatic setting. Ore Geology Review (Q-1).
  • 2019. Adi Maulana, Andrew G Christy, David J Ellis, Michael Brocker, The distinctive tectonic and metamorphic history of the Barru Block, South Sulawesi, Indonesia: Petrological, geochemical and geochronological evidence. Journal of Asian Earth Sciences (Q-1).
Penghargaan / Hibah Relevan
  • Best Paper Award in Internation Symposium on Earth Science and Technology. Fukuoka, December 2011.
  • Ministry of Education and Sport, Japan (MEXT) Scholarship Award for PhD Program, 2010 – 2013
  • Geological Society of America student travel grant 2011 for attending GSA 2011 Meeting.
  • Australian Partnership Scholarship Award for Master Program, AusAID, 2007 - 2009
  • American Association of Petroleum Geologist, 20 years membership award

Rumpun Kepakaran

Geologi Sumberdaya Alam dan Kebencanaan

Kepakaran
  • Bencana Alam
  • Geologi dan Pengelolaan Sumberdaya Mineral dan Energi Terbarukan
  • Pengelolaan Sumberdaya Mineral dan Energi Terbarukan
  • Geologi Unsur Tanah Jarang dan Critical Metal
  • SDGs concept

Jenis URL/Akun URL/Akun
Facebook Adi Maulana
Linkedin Adi Maulana
Research Gate researchgate.net/profile/Adi_Maulana
Skip to content