ID | EN

Sains dan Pendidikan

Hasnawati Saleh

Foto Diri

The Australia-Indonesia Centre (AIC)

Jabatan
  • PAIR (Partnership for Australia-Indonesia Research) Program Coordinator

Dr Hasnawati Saleh (Nana) memperoleh gelar PhD dalam Ilmu Biomedik dari University of Melbourne (2010) dan gelar Master of Science dari University of Queensland (2004). Dia juga menghabiskan waktu sebagai mahasiswa peneliti tamu di Fakultas Kedokteran di Universitas Kagoshima, Jepang (1996-1997).

Nana adalah salah satu Anggota pendiri Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI), dan menjabat sebagai Sekretaris Jenderal pertama. Dia juga Direktur dua laporan konsensus visioner Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (2014-2019): Agenda Ilmu Pengetahuan Indonesia SAINS45 menuju Abad Kemerdekaan (2045), dan Sains untuk Biodiversitas Indonesia, keduanya disusun oleh ilmuwan muda Indonesia dari berbagai disiplin ilmu dan institusi. Nana juga pernah bekerja sebagai Program Manajer pertama untuk Dana Ilmu Pengetahuan Indonesia (2016).

Nana adalah peserta IVLP Global Women Leaders di STEM 2017 dari 50 negara oleh Departemen Luar Negeri AS. Dia telah melakukan penelitian post doktoral di Prince Henry’s Institute, Clayton, Melbourne (2010-2011) dan telah bekerja sebagai Peneliti Konsultan di Novartis-Hasanuddin Clinical Research Initiative (2011-2014).

Saat ini Nana bekerja sebagai Koordinator Riset PAIR (Partnership for Australia-Indonesia Research), The Australia-Indonesia Centre, sebuah institusi yang didirikan atas inisiatif bilateral untuk kolaborasi riset sebagai bagian dari upaya memajukan hubungan antar individu kedua bangsa di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, pendidikan dan inovasi.


Publikasi Relevan
  • Saleh, H., Eeles, D., Hodge, J. M., Nicholson, G. C., Gu, R., Pompolo, S., ... & Quinn, J. M. (2011). Interleukin-33, a target of parathyroid hormone and oncostatin m, increases osteoblastic matrix mineral deposition and inhibits osteoclast formation in vitro. Endocrinology, 152(5), 1911-1922.
  • Quinn, J. M., Tam, S., Sims, N. A., Saleh, H., McGregor, N. E., Poulton, I. J., ... & van Denderen, B. J. W. (2010). Germline deletion of AMP‐activated protein kinase β subunits reduces bone mass without altering osteoclast differentiation or function. The FASEB Journal, 24(1), 275-285.
  • Quinn, J. M., Tam, S., Sims, N. A., Saleh, H., McGregor, N. E., Poulton, I. J., ... & van Denderen, B. J. W. (2010). Germline deletion of AMP‐activated protein kinase β subunits reduces bone mass without altering osteoclast differentiation or function. The FASEB Journal, 24(1), 275-285.
  • Quinn, J. M., & Saleh, H. (2009). Modulation of osteoclast function in bone by the immune system. Molecular and cellular endocrinology, 310(1-2), 40-51.
  • Quinn, J. M., Sims, N. A., Saleh, H., Mirosa, D., Thompson, K., Bouralexis, S., ... & Gillespie, M. T. (2008). IL-23 inhibits osteoclastogenesis indirectly through lymphocytes and is required for the maintenance of bone mass in mice. The Journal of Immunology, 181(8), 5720-5729.

Rumpun Kepakaran

Biomedical Science

Kepakaran
  • Molecular and Cellular Biology
  • Bioteknologi
  • Knowledge Management

Jenis URL/Akun URL/Akun
Instagram @nanasaleh07
Twitter @nanasaleh07
Skip to content