Strategi untuk Pemulihan Pembelajaran: Pelajaran dari Bukti Ilmiah dan Kebijakan

Bagikan
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

ALMI Scientist Series 09 x From Research To Policy 04

Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) menyelenggarakan Scientist Series x From Research To Policy untuk mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan mendorong penggunaan penelitian sebagai basis penyusunan kebijakan publik, sejalan dengan misi ALMI.

ALMI Scientist Series x From Research To Policy membahas isu mengenai dampak pandemi Covid-19 terhadap proses pendidikan dan turunnya capaian pembelajaran. Pandemi Covid-19 memperlebar ketimpangan capaian pembelajaran di Indonesia akibat ketimpangan akses materi belajar dan proses pembelajaran oleh guru. Pemerintah, sebagai pembuat kebijakan, telah menerapkan berbagai program, baik program lanjutan seperti Indonesia Pintar maupun program yang merespons tantangan pembelajaran akibat pandemi Covid-19 seperti bantuan kuota data internet dan kurikulum darurat. Pembelajaran tatap muka (PTM) juga telah diuji coba di beberapa daerah dan pembelajaran bauran bisa menjadi norma baru.

Hingga kini, belum banyak bukti intervensi yang efektif di konteks pandemi Covid-19. Untuk itu, perlu sebuah diskursus terkait strategi pemulihan pembelajaran, untuk siswa yang masih harus belajar dari rumah dan siswa yang sudah mengikuti pembelajaran bauran.

Simak kembali video diskusi bersama para narasumber; (1) Dr. Anindito Aditomo, Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikbudristek RI dan Wakil Koordinator Pokja Sains dan Pendidikan ALMI; dan (2) Dr. Daniel Suryadarma, Research Fellow Asian Development Bank Institute dan anggota ALMI; yang dipandu oleh moderator Dr. Dwinita Larasati, Peneliti Institut Teknologi Bandung dan anggota ALMI.

Artikel Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Skip to content