Upaya Penanganan Tuberkulosis Berbasis Bukti di Indonesia

Bagikan
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) mengapresiasi ilmu, dedikasi dan inspirasi yang telah diberikan oleh ilmuwan Indonesia untuk ilmuwan muda dan bangsa Indonesia. Pada seri kedua Penelitian untuk Keberadaban Manusia, ALMI mengundang para peneliti di bidang Penyakit Tuberkulosis (TB), mengingat bahwa Indonesia adalah negara dengan prevalensi TB tertinggi kedua di dunia. Pada webinar ini para narasumber mengulas tentang TB, jenis-jenisnya, cara penularan, dan beberapa upaya berbasis ilmiah untuk menangani penyakit ini di Indonesia.

Welcoming Speech:
Prof. Satryo Soemantri Brodjonegoro (Institut Teknologi Bandung, Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia, AIPI)

Opening Remark:
Dr. Sri Fatmawati (Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Ketua ALMI)

Narasumber:

  1. Prof. Rovina Ruslami, dr., Sp.PD., Ph.D. (Universitas Padjadjaran, Penerima Habibie Award 2018)
  2. Bachti Alisjahbana, dr., Sp.PD-KPTI, Ph.D. (Universitas Padjadjaran, Anggota AIPI)

Moderator:
Dr. Henry Surendra (Eijkman-Oxford Clinical Research Unit, Anggota ALMI)

Artikel Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Skip to content